Tulisan almarhum Taufik H, Mihardja di Kompas.com lebih dari 2 tahun yang lalu (tepatnya tanggal 23 November 2012) terasa kembali urgensinya saat ini ketika Indonesia memiliki perintahan baru dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dalam tulisannya yang dibuat menjelang KTT APEC di Kamboja terasa sekali nuansa mengenai perlunya netralitas dalam mengelola pengaruh politik yang makin kuat dan cenderung eksesif dari dua kekuatan Asia Pasifik, yakni Amerika Serikat dan Tiongkok. Menurut almarhum Taufik ditengah gelar perebutan pengaruh antara kedua raksasa tersebut, pada saat itu Indonesia memperlihatkan sikap politik luar negeri yang netral, tetapi sekaligus aktif bahkan proaktif ketika ASEAN bernegosiasi dengan kedua negara raksasa tersebut. Pertanyaan sekarang adalah, apakah saat ini Indonesia juga akan atau tengah mengambil langkah serupa dibawah Presiden Jokowi?
