10.11.06

Cara Membuat Tempe

Dalam tulisan terdahulu mengenai diplomasi tempe, saya menyebutkan bahwa salah satu alasan untuk membuat tempe sendiri adalah untuk mengurangi ketergantungan kepada penjual tempe. Mengurangi ketergantungan terhadap penjual tempe menjadi hal penting, jika kita sebagai penggemar tempe kebetulan berada jauh dari tanah air dan di kawasan tempat tinggal kita tersebut tidak ada yang menjual tempe.

Alasan saya tersebut ternyata banyak didukung teman-teman dan bahkan banyak pula yang menanyakan langsung atau melalui email bagaimana cara membuat tempe. Terus terang saya merasa senang atas tanggapan dan pertanyaan teman-teman saya tersebut (maaf bukan bermaksud Ge Er lho). Tapi disisi lain juga saya sedih karena kemampuan saya untuk membuat tempe ternyata masih sebatas teori.

Karenanya ketika menjawab pertanyaan, jawabannya pun masih sebatas teori (ach teori mulu ... kata seorang teman yang biasa nyeletuk). Tapi untuk tidak terlalu mengecewakan teman-teman dan juga anda yang sengaja atau barangkali tidak sengaja membaca tulisan ini, saya mencoba menelusuri berbagai situs di internet yang menjelaskan cara membuat tempe.

Akhirnya ketemu satu situs milik mbak Sylvie Gill, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Mandalay, Myanmar. Jangan salah, meski pun tinggal di Myanmar, tapi beliau bukan orang Myanmar melainkan orang Indonesia yang tampaknya mengikuti tugas suaminya (kalau melihat nama keluarganya, nampaknya bukan orang Indonesia) di Myanmar. Situs mbak Sylvie ini menurut saya sangat menarik karena menjelaskan cara pembuatan tempe dengan mudah dan dilengkapi dengan gambar-gambar serta perlengkapan yang dibutuhkan.

Berikut resep membuat tempe yang dikutip dari situs mbak Sylvie. Selamat mempraktekan dan saya doakan semoga berhasil. Jangan lupa, kalau sudah bisa membuat tempe, ajak saya untuk mencicipinya atau kirimkan ke rumah saya (he .. he .. he) :

1. siapkan kacang kedelai sebanyak 1 kg dan ragi tempe sebanyak 2 gram.

2. cuci bersih kacang kedelai dan rendam selama 24 jam.

3. setelah direndam selama 24 jam, kacang kedelai mekar. Mulailah meremas-remas kacang kedelai agar kulit arinya lepas.

4. Setelah bersih, tuangkan kacang kedelai ke dalam panci dan beri air secukupnya. Rebus kacang kedelai selama kurang lebih 30 menit. Selama kacang kedelai direbus akan muncul buih putih seperti gambar diatas ini.

5. Setelah direbus selama 30 menit, buang air yang tersisa di dalam panci. Kemudian, taruh kembali panci yang tinggal berisikan kacang kedelai diatas kompor. Aduk-aduk, jangan sampai hangus. Proses ini dilakukan untuk mengeringkan kacang kedelai. Jangan terlalu lama - karena kacang mudah hangus.

6. Tuang kacang kedelai ke wadah yang memudahkan kacang kedelai menjadi dingin.

7. Setelah dingin, taburkan ragi tempe sebanyak 2 gram dan aduk rata (bagi anda yang tinggal di Eropa, ragi tempe bisa didapatkan disini).

8. Siapkan plastik dengan ukuran sesuai selera. Masukkan kacang kedelai ke dalam plastik hingga ketebalan kira-kira 2-3 cm.

9. Tutup plastik (bisa dengan menggunakan lilin).

10. Kemudian lubangi plastik yang telah berisi kacang kedelai dengan menggunakan pisau (atau garpu) kira-kira 8 lubang untuk setiap sisi atas dan sisi bawah.

11. Simpan tempe didalam lemari. Alas yang dipakai untuk menyimpan adalah rak lemari es yang diganjal bagian bawahnya, sehingga ada sirkulasi udara. Diamkan selama kurang lebih 36 jam.

Perhatian : Menurut pengalaman seorang teman, untuk yang merantau di negara yang mengalami suhu dingin, tempe kadang dibalut dengan handuk, agar lebih hangat sebelum dimasukan ke dalam lemari.

12. setelah 36 jam, tempe siap diolah


UPDATE (02/05/08): Links terkait tulisan saya lainnya mengenai tempe

- Tempe dan sikap percaya

22 comments:

zuki said...

Hmmm baca ini memang harus bersyukur kalau kepingin tempe tinggal panggil tukang sayur keliling rumah atau mampir di supermarket ...

Anonymous said...

terima kasih atas infonya mr.heru tapi saya ada dikorea selatan dimana saya dapatkan ragi

Aris Heru Utomo said...

Mr/Mrs/Ms anonymous, sementara ini coba klik http://www.tempeh.info/starter/tempeh-starter.php

Kalau nanti saya sudah berada di Indonesia, sampeyan bisa order ragi sama saya :)

saint paul said...

makasih

Anonymous said...

Dimana saya bisa mendapatkan ragi tempe yah??? tolong dong infonya. kebetulan saat ini saya sedang mengandung dan ngidam makan tempe tp tak tahu harus beli dimana. Saya tinggal di Jinghong/SW. of China.

Aris Heru Utomo said...

@Anonymous: Untuk mendapatkan ragi tempe bisa lihat point 7.

Teddy said...

SAYA mau nyoba bkn tempe sndri,tp g tau cr ngdaptin ragi bwt bhn tempe,merek ragi yg bgus bwt tempe apa namanya............infonya d t sunggu scepatnya,sukron........

rextar said...

gambarnya mana
om

Download Ebook Gratis | cara-blog | kumpulan bisnis online said...

mantab dan bagus banget nich blognya, kunjungan balik ya bro di download ebook gratis =p

ngekngok said...

wah diluar negri juga ada yang menyediakan ragi tempe ta.. keren.. i luv tempe

gayuh blog said...

cinta hasil karya bangsa... aku suka tempe

Anonymous said...

tengkyu infonya mas... ;)
saya tinggal di Jepang, sekarang sedang musim gugur & sebentar lagi dingin. apa tempe bisa dibikin juga dimusim dingin ya?
From; An an

Anonymous said...

tanks for the info.
saya tinggal di Jepang, sebentar lagi musim dingin. Apa tempe bisa dibikin waktu musim dingin juga ya? terus didiamkan dimana ya?
Fron an-an

3t said...

Terima kasih banyak, sangat membantu sekali.
:)

Toko Baju said...

Makasih infonya Om...

kiki said...

Pak, kalau misalnya kulit kacang kedelai tidak bersih, apa jadinya?krn sulit lama sekali proses untuk melepas kulit kacang kedelai itu.

itul said...

Pak, kalau kulit kedelainya tetap ada, apa jadinya tempe itu, apa mengganggu proses pembuatan tempe?

Aris Heru Utomo said...

Kalau kulit kedelai masih ada atau kurang bersih, tempenya kurang bagus karena menghambat peragian.

theresia said...

Pak,saya sudah 3 x gagal membuat tempe,prosesnya sbb,500 gr kedelai organik, 1 sendok teh ragi,rendam 1 malam,kemudian dipisahkan kulitnya, lalu rebus 1 jam dan keringkan dengan teflon api kecil,hangat kuku masukkan ragi,aduk rata,kemudian masukkan ke kantong plastik tidak padat isinya, kemudian tusuk2 dengan ujung pisau, kemudian taruh di oven kompor gas selama 2 hari, hasilnya bagian atas tempe bagus,putih dan padat, bagian bawah
sebagian basah dan bewarna coklat tua dan bau,tolong pak dimana kesalahan dalam pembuatan tempe,dan saya pernah baca bahwa kedelai tidak boleh direndam terlalu lama,sekian dan terima kasih.

Aris Heru Utomo said...

Perendaman tempe selama semalaman sebenarnya dimaksudkan agar memudahkan pengelupasan kulit dan melembutkan kedelai.

Kalau bagian bawah agak basah dan bau apek, berarti kedelainya masih banyak mengandung air ketika dimasukkan ke plastik. Coba diangin-anginkan sejenak sebelum dimasukkan ke plastik. Gunakan alas yg bisa menyerap air, misalnya kertas koran. O ya ragi yg kebanyakan juga bisa membuat tempe pahit.

Ayo mbak dicoba lagi, jangan putus asa. nanti juga ketemu cara yg pas. :-)

Agung Rikhi Umboro said...

Makasih infonya, untuk info tambahan tentang tempe, silahkan kunjungi blog saya
<a href="http://rumputeki.blogspot.com/2011/06/fermentasi-tempe.html>rumputeki.blogspot.com</a>

Diana Sesarin said...

terima kasih buat infonya, seru kayanya kalo bisa buat tempe sendiri.