25.4.07

Komentar Bola: MU tundukkan AC Milan 3-2

Weis … seru banget pertandingan semi final pertama Piala Champion antara MU dan AC Milan yang berakhir untuk keunggulan MU dengan skor 3-2. MU sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu di menit ke-5, saat Dida gagal menepis sundulan Cristiano Ronaldo, namun kemudian tertinggal 2-1 di babak pertama berkat gol dari Kaka di menit 22 dan 37. Menyadari bahwa kekalahan akan menutup jalan ke final, MU tidak memiliki pilihan lain selain menggempur habis-habisan pertahanan Milan. Hal tersebut tentu saja membuat palang pintu Milan, Dida, jungkir balik menahan tembakan-tembakan pemain MU. Meski Dida bermain cemerlang malam itu, namun akhirnya ia harus kebobolan di menit 59 dan 91 akibat tembakan Wayne Rooney.

Bagi saya kemenangan atas Milan ini tentu saja melegakan, mengingat Milan bukanlah tim yang mudah ditaklukan. Tanpa diperkuat Filippo Inzaghi, yang malam itu duduk di bangku cadangan, Milan menurunkan kekuatan penuh, sama seperti saat menundukkan Bayern Munchen di babak perempat final. Sementara formasi pemain yang diturunkan MU malam ini bukanlah yang terbaik. MU sesungguhnya turun dengan kekuatan yang pincang karena pemain-pemain pilarnya dilanda cedera. Di barisan belakang MU tidak dapat menurunkan Gary Neville, Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic. Sementara di sektor tengah dan depan, MU kehilangan Park Ji Sung dan Louis Saha. Saking pincangnya formasi pemain MU saat ini, pelatih Alex Fergusson sampai bekomentar bahwa hanya ada 12 pemain MU yang laik turun.

Untung saja pemain pengganti seperti Wes Brown, John O’Shea, Patrice Evra dan Gabriel Heinze dapat bermain gemilang. Meski harus diakui bahwa dua gol dari Kaka terjadi karena Evra dan Heinze terlambat menutup gerakan Kaka. Sementara di lapangan tengah, Ronaldo, Paul Scholes dan Ryan Giggs bermain cantik dan dapat memberikan umpan-umpan matang ke Rooney. Ronaldo seperti biasanya memperlihatkan gerakannya yang lincah dalam mengolah bola. Scholes sangat berani menerobos pertahanan Milan yang ketat dan jeli memberikan assist ke Rooney. Salah satunya adalah colekan kakinya di dekat kotak penalti Milan yang kemudian diteruskan Rooney menjadi gol di menit 59. Sedangkan Michael Carrick dan Darren Fletcher, meski tidak terlalu menonjol, perannya cukup baik dalam menghambat pergerakan pemain AC Milan.

Lalu bagaimana kans pada pertandingan semi final kedua tanggal 2 Mei 2007 mendatang? Saya memprediksikan Milan akan ganti menyerang habis-habisan pertahanan MU dengan menurunkan Inzaghi yang berduet dengan Kaka. Sementara MU tampaknya akan memilih langkah aman dengan menahan seri. Hanya saja upaya MU untuk bertahan akan tetap sulit mengingat tiga pilarnya, Neville, Ferdinand dan Vidic, kemungkinan besar belum dapat turun karena masih cedera. Sementara the winning team malam ini akan minus Evra yang tidak dapat diturunkan karena telah dua kali berturut-turut memperoleh kartu kuning. Posisi Evra kemungkinan akan digantikan oleh Kieran Richardson. Untuk itu jika MU akan menerapkan taktik bertahan dan melakukan serangan balik, tidak ada pilihan lain selain mengoptimalkan barisan tengah dan pertahanannya. Dan hal lain yang juga harus diperhatikan adalah perlunya perhatian khusus terhadap Kaka sebagai pemain yang sangat berbahaya di garis depan. Lengah sedikit bisa terjadi gol seperti ditunjukkan Kaka pada pertandingan semi final pertama malam ini.

3 comments:

aroengbinang said...

weh seru juga ya bung... sayang gak sempet nonton. kapan pasang Shout Box? salam.

Aris Heru Utomo said...

Iya seru banget ... kalau ada kesempatan minggu depan akan berlangsung semi final leg2. bakalan lebih seru karena milan akan berusaha unjuk gigi untuk menundukkan MU.

Aris Heru Utomo said...

Iya seru banget ... minggu depan akan berlangsung semi final leg2. kalau ada kesempatan nonton dech (walau harus begadang). Bakalan lebih seru lho. Salam kembali