9.7.09

Lanjutkan di TPS 78 dan 79 Bekasi

Waktu menunjukkan hampir pukul 09.00, ketika saya dan istri tiba di TPS 79 Perumahan Persada Kemala Bekasi Selatan. Sebenarnya kami bisa tiba lebih pagi kalau saja alamat TPS tertulis dengan benar. Di surat undangan tertulis lokasi TPS 79 di Persada Kemala Blok IX, padahal kenyataannya TPS tersebut berada di blok XXIX.

Suasana masih sepi dan tidak terlihat adanya antrian pemilih. Saat melirik daftar pemilih yang telah datang ke TPS, tampak baru sekitar 30-an orang yang telah menggunakan hak pilihnya. Tanpa perlu berlama-lama kami pun segera mendapat kartu suara dan langsung mencentang salah satu pasangan capres/cawapres di bilik suara. Karena waktu penghitungan suara masih lama, usai mencentang kami pun segera pulang.

Saat kembali sekitar pukul 12.30, jumlah pemilih yang menggunakan haknya sudah mendekati 350-an orang. Dari jumlah tersebut, menurut petugas KPPS terdapat 10 pemilih yang mendaftar dengan menggunakan KTP dan Kartu keluarga.

Sesuai jadwal, akhirnya TPS ditutup pada pukul 13.00. Petugas KPPS, dengan disaksikan 3 orang saksi dari masing-masing pasangan capres/cawarpes, mulai menghitung jumlah kartu suara yang digunakan untuk dicocokan dengan daftar pemilih yang hadir. Terdapat 353 kartu suara yang dipergunakan dan sisa kartu suara sebanyak 82 kartu. Dari 353 kartu suara, sebanyak 37 suara digunakan untuk memilih Megawati-Prabowo, 247 suara untuk SBY-Boediono dan 66 suara untuk JK-Wiranto. Sementara suara yang tidak sah sebanyak 3 suara.

Dari jumlah 353 kartu suara yang dipergunakan tampak bahwa 10,5 % pemilih mendukung Megawati-Prabowo, 18,7% memilih JK-Wiranto dan mayoritas 70% memilih SBY-Boediono. Secara umum penghitungan suara di TPS 79 ini berjalan lancar dan tidak terdapat perbedaan antara jumlah yang hadir dengan kartu yang dipergunakan.

Usai penghitungan di TPS 79, saya pun segera meluncur ke TPS 78 yang berlokasi di Persada Kemala Blok XVII. Di TPS ini pun hasil perhitungan suara tidak jauh berbeda dengan hasil di TPS 79. Terdapat 357 kartu suara yang dipergunakan dengan sisa kartu suara 79 buah. Dari 357 kartu suara yang digunakan, sebanyak 34 suara (9,5%) untuk Megawati-Prabowo, 243 suara (68,1%) untuk vSBY-Boediono dan 69 suara (19,3%) untuk JK-Wiranto.

Secara umum perhitungan di TPS ini berjalan lancar, hanya saja sempat terjadi ketidakcocokan antara jumlah pemilih yang hadir dengan kartu suara yang dipergunakan. Jumlah yang hadir tercatat sebanyak 356 orang namun jumlah kartu suara yang dipergunakan sebanyak 357 buah. Setelah dihitung ulang beberapa kali dan dicocokan dengan jumlah pemilih yang hadir, akhirnya disepakati adanya ketidakcocokan tersebut. Salah satu penyebabnya kemungkinan ada seorang pemilih yang datang namun terlewat saat pengisian daftar hadir. Hal ini bisa terjadi saat calon pemilih hadir bersamaan dan muncul antrian agak panjang.

Akhirnya selamat untuk SBY-Boediono yang telah memperoleh kepercayaan mutlak warga pemilih TPS 78 dan 79 Bekasi untuk melanjutkan kepemimpinan sebagai Presiden RI 2009-2014. Kalau memang akhrinya memang terpilih, dan sangat mungkin terpilih kalau melihat hasil hitung cepat, semoga Pak SBY dan Pak Boediono semakin pro rakyat dan melaksanakan tugas dengan lebih cepat lebih baik tanpa harus mengorbankan kehati-hatian.

Salam demokrasi, pesta pilpres telah usai, mari lanjutkan bekerja.

Aris Heru Utomo

No comments: